Finex
MT Haryono Street No.Kav. 2-3, RT.1 RW.6 12810 Jakarta, ID
021-50101569, 021-50101046
>Peluang Trading XAUUSD

Peluang Trading XAUUSD

06/03/2020, 12:30

Apa yang terjadi di pasar

Harga emas mengalami lonjakan ke level tertinggi lebih dari 1 pekan pada perdagangan kemarin, memasuki perdagangan Eropa kini mengalami sedikit koreksi. Kekhawatiran atas penyebaran global virus corona mendorong lebih banyak aliran safe haven dan harapan pelonggaran kebijakan moneter lebih lanjut oleh bank - bank sentral utama.

Kini pasar ekuitas/saham berada di bawah tekanan dan ada lebih banyak kekhawatiran tentang virus corona, jadi jelas kondisi kini uang mengalir keluar dari aset - aset berisiko ke tempat yang aman seperti emas. Selain itu, emas juga masih dipandang sebagai lindung nilai klasik terhadap membanjirnya likuiditas bank-bank sentral global. Emas terus menjadi investasi pilihan utama.

Dana Moneter Internasional (IMF) mengatakan bahwa penyebaran global telah menghancurkan harapan pertumbuhan yang lebih kuat tahun ini. Sementara laporan the Fed menunjukkan ada tanda-tanda epidemi mulai membebani sentimen bisnis AS.

Federal Reserve dan Bank Sentral Kanada (BOC) telah merespon dengan memangkas suku bunga sebesar 50 bps. Pasar di zona euro memperkirakan 90% kemungkinan Bank Sentral Eropa (ECB) akan memangkas suku bunga simpanannya dalam rapat regularnya minggu depan.

Ekspektasi pasar

Penguatan harga emas terjadi seiring dengan penguatan aset safe haven lain yaitu obligasi pemerintah AS bertenor 10 tahun. Imbal hasil surat utang AS bertenor 10 terus menurun mengindikasikan instrumen investasi ini harganya naik karena sedang diburu oleh para investor.

Hal ini menyebabkan bursa saham AS sebagai kiblat pasar ekuitas dunia ditutup kebakaran pada pagi tadi. Setelah menguat signifikan pada 4 Maret, tadi pagi tiga indeks utamanya ditutup rontok. Indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) ambles 3,5%, S&P 500 jatuh 3,3% sementara Nasdaq Composite juga anjlok dalam sebesar 3,1%.

Dunia yang dilanda kepanikan membuat situasi semakin memburuk. Lembaga pemeringkat global S&P memperkirakan nilai kerugian ekonomi akibat wabah ini di Asia Pasifik akan menyentuh angka US$ 211 miliar.

Negara-negara yang paling terdampak wabah adalah Australia, Hong Kong, Jepang, Korea Selatan, Singapura dan Thailand. Lebih lanjut, S&P Global juga menurunkan perkiraan pertumbuhan ekonomi China pada 2020 dari sebelumnya 5,7% menjadi 4,8%.

Karena takut wabah ini akan menjadi pandemi dan menyeret ekonomi global ke dalam turbulensi, para investor buru-buru menyelamatkan diri dengan memindahkan asetnya ke yang lebih minim risiko seperti emas contohnya. Investor yang kembali melirik emas membuat harga emas terkerek naik karena sedang 'diburu'.

Teknikal

Secara timeframe D1 memperlihatkan kenaikan masih berpotensi berlanjut pada emas, dimana stochastic yang masih bergerak kendati mendekati zona overbought-nya. Sementara itu, MACD yang terus merangkak naik. Sedangkan harga bergerak diatas moving13 dan moving26 (1603.90), harga menjauh dari moving terdekat yakni moving13 (1634.20).

Sedangkan timeframe H4 mengindikasikan koreksi terbatas pada emas, dimana ruang itu menunju ke area 1664.06 dan 1656.25. Stochastic yang telah perpotongan ke bawah, dan dorongan MACD yang mulai berkurang dorongan ke atasnya. Sedangkan moving13 (1653.85) ada area terdekat dari harga saat ini, bila terjadinya koreksi.

Rekomendasi : Buy
Range : 1650.00 - 1700.00

Buy Stop : 1679.70 dengan TP 1687.50 dan 1695.31 SL 1674.70
Buy Hold : Penutupan harian diatas 1687.50
Buy : 1656.25 dengan TP 1664.05, SL 1651.25

Sell : 1703.10 dengan TP 1691.40, SL 1708.10
Sell Stop : 1664.05 dengan TP 1658.20, SL 1669.05
Sell Hold : Penutupan harga di bawah 1653.89 dengan TP 1640.60 dan 1636.70

Disclaimer :
Informasi dan rekomendasi yang kami sajikan ini tidak selalu akurat dan lengkap sehingga perlu diversifikasi. Pergerakan harga yang kami berikan ini baik secara fundamental maupun teknikal diambil dari sumber yang kami yakini bisa dipercaya dan diolah oleh Divisi Riset PT. Finex Berjangka. Setiap amanat beli atau jual yang disampaikan oleh Nasabah, yang mengacu pada sajian informasi dan rekomendasi kami ini adalah menjadi tanggungjawab nasabah sepenuhnya. Karena data, analisa, informasi dan rekomendasi yang kami berikan ini hanyalah bersifat prediksi.

bell

Berlangganan notifikasi

Teruslah terupdate dengan segala perubahan pasar, dapatkan beragam berita dan sinyal trading