Finex
MT Haryono Street No.Kav. 2-3, RT.1 RW.6 12810 Jakarta, ID
021-50101569, 021-50101046
>Dollar Belum Lepas Dari Tekanan

Dollar Belum Lepas Dari Tekanan

24/06/2019, 17:35

Memasuki perdagangan forex sesi Eropa hari ini, posisi dolar AS semakin tertekan ke posisi terendah 14 pekan, secara indeks dan juga melemah terhadap beberapa rival utamanya. Rival utama dolar yang paling diuntungkan dengan kondisi defensif dolar yaitu Euro, meskipun secara fundamental memiliki kelemahan yang sama.

Pelemahan dolar di perdagangan awal pekan terakhir bulan Juni merupakan kelanjutan trend perdagangan pekan lalu yang dipengaruhi oleh ekspektasi perubahan kebijakan Federal Reserve kedepannya, yaitu memangkas posisi suku bunga acuan yang sudah dinaikkan selama 1 tahun terakhir. Bahkan Fed membuka pintu untuk melakukan penurunan suku bunga pada pertemuan bulan depan.

Indeks dolar yang menunjukkan kekuatan dolar AS terhadap mata uang utama lainnya sedang melemah 0,08% dari penutupan sebelumnya ke posisi 96.14 setelah dibuka pada posisi 96,17 dan sempat terjun ke posisi terendah di 96.09. Pekan lalu dolar AS sudah anjlok 1% lebih terhadap rival utamanya.

Di sisi lain, perhatian investor selanjutnya juga tertuju kepada KTT G20 di Jepang. Di sela-sela pertemuan tersebut, dua negara yang sedang berselisih terkait perdagangan yaitu China dan AS dijadwalkan untuk melakukan negosiasi.

Pekan lalu kurs euro menguat sebesar 1,4%, dan perdagangan sesi Asia bergerak rally melanjutkan rally pekan lalu. Euro terhadap dollar sedang menguat sekitar 0,15% menjadi $1,1378, yang tertinggi sejak 22 Maret.

Untuk rival utama lainnya seperti aussie dolar, masih bergerak rally masuki hari kelima berturut meskipun pekan lalu dibayangi oleh kebijakan RBA yang memangkas suku bunganya. Kini pair sedang menguat 0,47% ke posisi tertinggi 8 hari.