Finex
MT Haryono Street No.Kav. 2-3, RT.1 RW.6 12810 Jakarta, ID
021-50101569, 021-50101046
>Proyeksi Cut Rate Fed Meningkat, Dollar Makin Melemah

Proyeksi Cut Rate Fed Meningkat, Dollar Makin Melemah

25/06/2019, 13:35

Dollar AS mengalami pelemahan di awal perdagangan minggu ini, melanjutkan pelemahan dalam tiga sesi perdagangan beruntun. Sikap dovish Federal Reserve masih menjadi pemicu pelemahan dollar.

Pertengahan minggu lalu The Fed mengumumkan kebijakan moneter membuka ruang melakukan pemangkasan suku bunga acuan. Pasca pengumuman kebijakan tersebut membuat pelaku pasar meyakini ketua Fed Jerome Powell akan menerapkan pengurangan suku bunga di tahun ini.

Ruang penurunan rate tercermin dari perangkat FedWatch milik CME Group yang menunjukkan hingga akhir tahun probabilitas suku bunga 2,25%-2,50% di tahan sebesar 0% tidak ada.

The Fed diproyeksikan akan memangkas Fed Fund Rate (FFR) sebanyak 25 basis poin menjadi 2,0%-2,25% pada pertemuan bulan depan. Probabilitas terjadinya pemangkasan suku bunga tersebut sebesar 63,6%.

Di sisa tahun ini, Fed diproyeksikan akan memangkas FFR lagi di September dan Desember.

Meski mayoritas bank sentral utama dunia lainnya juga akan melonggarkan kebijakan moneter, namun the Fed diprediksi menjadi yang paling agresif. Hal ini tentunya berkebalikan dengan tahun 2018, saat bank sentral yang powerful dalam menaikkan suk bunga sebanyak 4 kali.

Sementara itu, bank sentral utama lainnya seperti Bank Sentral Eropa (ECB) dan Bank Sentral Jepang (BOJ) masih menerapkan pelonggaran. Namun keduanya mempertimbangkan instrumen selain suku bunga untuk pelonggaran moneter, misalnya dengan program pembelian aset seperti yang pernah dilakukan sebelumnya.

Hang Bank Sentral Inggris (BOE) yang malah membuka ruang kenaikan suku bunga jika Inggris keluar dari Uni Eropa dengan kesepakatan atau soft Brexit.