Finex
MT Haryono Street No.Kav. 2-3, RT.1 RW.6 12810 Jakarta, ID
021-50101569, 021-50101046
>Tingginya Kasus Corona Baru Di AS, Wall Street Kembali Terkapar

Tingginya Kasus Corona Baru Di AS, Wall Street Kembali Terkapar

25/06/2020, 07:40

Dua sesi mengalami penguatan bursa saham Amerika Serikat (AS), akhirnya kembali terkoreksi perdagangan semalam. Jatuhnya saham AS karena meningkatnya jumlah kasus virus corona sehingga mengurangi harapan pemulihan ekonomi.

Indeks Dow Jones jatuh 710,16 poin atau 2,72% ke posisi 25.445,94. Indeks S&P 500 anjlok 80,96 poin atau 2,59% ke posisi 3.050,33. Sedangkan indeks teknologi Nasdaq merosot 222,20 poin atau 2,19% ke posisi 9.909,17, ini penurunan harian pertama dalam sembilan sesi penguatan sebelumnya. Raihan itu adalah hari terburuk Dow, S&P 500 dan Nasdaq sejak 11 Juni.

Kasus di Florida melonjak 5.508 pada Selasa kemarin atau mencatat rekor, sehingga total di negara bagian itu berjumlah 109.014. Tingkat positif di Florida juga naik menjadi 15,91% dari 10,82%. Bursa saham jatuh ke posisi terendah bahkan Dow sempat jatuh lebih 800 poin setelah Florida melaporkan angka kasus terbaru.

Selain Florida, California merupakan salah satu negara bagian yang mengalami lonjakan kasus, yakni bertambah lebih 7.000 dalam satu hari pada Selasa. Di Texas, jumlah kasus Covid-19 melonjak 5.489. Sementara New York, New Jersey dan Connecticut memerintahkan pengunjung dari negara bagian hotspot tertentu menjalani karantina selama 14 hari.

Aksi jual saham AS semalam membuat investor masuk ke safe havens tradisional seperti emas dan Treasury. Harga emas mencapai level tertinggi dalam hampir 8 tahun, sebelum melemah. Yield Treasury 10-tahun turun menjadi 0,68%.

Katalis negatif lainnya adalah berencana AS menerapkan tarif $3,1 miliar pada barang ekspor asal Perancis, Jerman, Spanyol dan Inggris. Belum lagi laporan buruk IMF yang memangkas ramalam ekonomi di 2020, menjadi -4,9%.

 

bell

Berlangganan notifikasi

Teruslah terupdate dengan segala perubahan pasar, dapatkan beragam berita dan sinyal trading