Bantuan

Pratinjau Jelang Pertemuan RBA

07/06/2022, 08:15

Inflasi di Australia menggandakan pertumbuhan upah, menurut data Kuartal 1. RBA dapat menarik pelatuk sebesar 40 bp, seperti yang dibahas dalam pertemuan Mei. Potensi bearish AUD/USD tampaknya terbatas selama pasangan mata uang ini bertahan di atas 0,7140.

Reserve Bank of Australia mengadakan pertemuan kebijakan moneter pada hari Selasa, 7 Juni, dan diperkirakan akan menaikkan suku bunga tunai untuk bulan kedua berturut-turut. Pada bulan Mei, bank sentral memutuskan untuk mengangkat acuan utama sebesar 0,25%, langkah pertama dalam lebih dari sepuluh tahun.
Inflasi Menggandakan Pertumbuhan Upah

Para pelaku pasar terpecah pada apakah bank sentral akan menarik pelatuk sebesar 25 bp lagi atau apakah akan menaikkan ke 40 bp. Dalam pernyataan Mei, para pengambil kebijakan berpendapat bahwa keputusan terbaik adalah yang kedua, dengan kenaikan seperempat poin diperhitungkan pada saat ini. Bagaimanapun, RBA mengisyaratkan siap untuk bertindak tegas dalam menjinakkan inflasi.

Inflasi tahunan di Australia mencapai 5,1% pada kuartal pertama tahun ini, setelah membukukan 3,4% pada kuartal terakhir tahun 2021. Data tersebut jauh di atas ekspektasi pasar, salah satu alasan RBA bertindak cepat. Dalam pernyataan Mei, para pengambil kebijakan mengantisipasi Indeks Harga Konsumen dapat mencapai 6% pada akhir tahun sebelum turun menjadi 3% pada pertengahan 2024.

Selama periode yang sama, pertumbuhan upah naik 2,4%, kurang dari setengah lonjakan inflasi, meskipun perlahan membaik dari keruntuhan terkait pandemi dan data tertinggi sejak Kuartal 4 2008. Namun demikian, pemutusan antara pertumbuhan upah dan inflasi telah menjadi beban yang tidak hanya untuk rumah tangga tetapi juga bagi bank sentral, yang menyeimbangkan antara menurunkan inflasi tanpa memprovokasi kemunduran ekonomi.
Skenario yang Mungkin bagi AUD/USD

Seperti yang dikatakan, kenaikan 25 bps sudah dibanderol. Jika entah bagaimana RBA memutuskan untuk memperlambat dan menaikkan ke 0,10% atau 0,15%, AUD/USD bisa berada di bawah tekanan jual, meskipun jika optimisme pasar saat ini berlanjut, penurunannya akan dibatasi. Di sisi lain, kenaikan 40 bp ditambah petunjuk terkait lebih banyak kenaikan suku bunga yang akan datang akan mengakibatkan pasangan AUD/USD melonjak ke level tertinggi baru bulanan.

Dari sudut pandang teknis, AUD/USD berusaha keras untuk mengatasi retracement 50% dari penurunan harian terbarunya di 0.7245, diukur antara 0,7660 dan 0,6828. Grafik harian menunjukkan bahwa indikator-indikator teknis mengoreksi kondisi overbought, meskipun RSI telah stabil jauh di atas garis tengahnya. Pada saat yang sama, pasangan mata uang ini melayang di sekitar SMA 100 yang datar, sementara 20 SMA bullish menuju ke utara jauh di bawah level saat ini.

Secara keseluruhan, sisi negatifnya tampaknya terbatas. Level support terdekat adalah 0,7140, retracement 38,2% dari penurunan yang disebutkan di atas. Penembusan di bawah level yang terakhir ini bisa menjadi awal dari pergerakan bearish yang dapat meluas menuju wilayah 0,7000/20.

Di sisi lain, dan di luar 0,7245, pasangan mata uang ini kemungkinan akan bertemu resistance di zona harga 0,7260, di mana pasangan mata uang ini mencapai puncaknya minggu lalu. Kenaikan di luar area akan mengantisipasi arah lain ke utara untuk sesi mendatang.

Promosi

Scroll ke atas
Simpan halaman situs untuk akses mudah dan cepat

Ketuk

Finex app

Akses cepat dalam gengaman

bell

Langganan notifikasi

Dapatkan sinyal trading
dan update menarik