Gaya hidup modern memiliki sejumlah kekhasan, salah satunya ialah menjamurnya aktivitas investasi. Saat ini, orang-orang berlomba-lomba untuk melakukan investasi. Namun, bagi Anda yang belum tertarik untuk berinvestasi, di saat bersamaan penasaran atau ingin berinvestasi, Anda datang ke tempat yang tepat. Finex siap memandu Anda berkenalan dengan salah satu jenis investasi, yaitu investasi jangka pendek.

Investasi terdiri dari investasi jangka pendek dan investasi jangka panjang. Jenis investasi jangka pendek

adalah investasi yang cocok bagi Anda calon investor yang baru mau memulai untuk berinvestasi karena tingkat risiko yang relatif kecil, modal yang tidak terlalu besar, serta periode waktunya cukup singkat untuk meraup profit. Investasi jangka pendek adalah investasi keuangan yang dapat dengan mudah dicairkan menjadi uang tunai atau maksimal dalam waktu 5 tahun. Namun, banyak investasi jangka pendek dijual atau dikonversi menjadi uang tunai setelah jangka waktu hanya 3-12 bulan.

Biasanya, orang-orang yang memilih investasi jangka pendek bertujuan untuk menambah cash flow dalam jangka waktu singkat, menambah modal bisnis dalam waktu cepat, memperoleh tambahan dana dari uang yang diinvestasikan dalam periode pendek, dan sebagai salah satu bentuk passive income. Risiko investasi jangka pendek relatif lebih rendah dibandingkan dengan investasi jangka panjang, tetapi tetap memiliki potensi keuntungan yang tak kalah besar.

Apakah Anda memiliki tujuan seperti yang telah disebutkan? Maka investasi jangka pendek adalah investasi yang tepat untuk Anda.

Contoh Investasi Jangka Pendek

Terdapat beberapa contoh umum dari investasi jangka pendek yang menjadi favorit para investor. Yang termasuk investasi jangka pendek adalah Forex, deposito, reksa dana, surat utang negara, dan peer-to-peer lending. Mereka kerap dipandang sebagai investasi jangka pendek yang menguntungkan. Berikut penjelasan singkatnya.

1. Deposito

Deposito adalah produk investasi dari perbankan dengan tingkat pengembalian lebih tinggi dibandingkan dengan tabungan, tetapi nasabah tidak bisa mengambil dananya dalam jangka waktu tertentu.

  • Jangka waktu yang ditawarkan satu bulan, tiga bulan, enam bulan dan 12 bulan.
  • Relatif aman karena modal terproteksi asalkan dana yang didepositokan tidak dicairkan sebelum jatuh tempo.
  • Tingkat keamanan deposito terjamin karena diawasi Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dengan jaminan simpanan sampai Rp2 miliar.
  • Tingkat pengembalian investasi deposito lebih tinggi dibandingkan tabungan.
  • Anda dapat memilih deposito dalam bentuk rupiah, dalam bentuk valuta asing, serta deposito syariah.

28-min.jpg

2. Reksa Dana

Menurut Undang-Undang Pasar Modal No. 8 Tahun 1995, pasal 1 ayat (27), Reksa Dana adalah wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal untuk selanjutnya diinvestasikan dalam portofolio efek oleh manajer investasi. Reksa Dana konsisten menjadi jenis investasi jangka pendek yang menguntungkan.

  • Keuntungan investasi nantinya diperoleh lewat pembagian dividen atau bunga yang dibukukan pada NAB (Nilai Aktiva Bersih). 
  • Manajer Investasi sendiri akan mendapatkan komisi dari persentase yang ditentukan dari nilai aset. 
  • Anda bisa memulai Reksa Dana dari nominal yang tidak terlalu besar untuk melakukan diversifikasi investasi
  • Anda dimudahkan untuk melakukan investasi di pasar modal tanpa harus memiliki pengetahuan yang luas
  • Tidak perlu repot memantau kinerja investasi karena ada manajer investasi yang mengelolanya.

32-min.jpg

3. Surat utang negara (SUN)

SUN merupakan  surat pernyataan utang yang diterbitkan oleh negara untuk investor. Negara mengeluarkan surat untuk investor. Investor sebagai piutang menanamkan sejumlah dana pada negara agar dana tersebut dikelola oleh negara untuk pembangunan dan kebutuhan negara. 

  • Hasil keuntungan dari pengelolaan modal akan dibayarkan oleh negara kepada investor dalam bentuk bunga. 
  • Beberapa produk lain dari surat utang negara yaitu sukuk dan obligasi. 
  • Produk investasi ini relatif aman karena dijamin negara yang akan membayar modal dan bunga dalam jangka waktu tertentu. 
  • Tingkat risikonya sangat kecil dan modal minimalnya tidak banyak, bisa dimulai dari Rp1 juta.

31-min.jpg

4. Peer to peer (P2P) lending

Pada peer to peer lending, investor menanamkan dana pada UMKM Indonesia. Hasil usaha mereka yang menjadi keuntungan bagi investor berupa suku bunga dengan besaran tertentu. Investor bebas memilih jangka waktu investasi, dari 6 bulan, 1 tahun, sampai 2 tahun. Walaupun Anda bisa mendapatkan profit tiap bulan, tetapi tingkat risikonya cukup tinggi, karena dana dikelola UMKM yang berpotensi rugi. Keamanannya terjaga karena telah terdaftar pada OJK.

29-min.jpg

5. Forex

Valuta asing (foreign exchange / forex) merupakan salah satu investasi jangka pendek yang semakin digemari akhir-akhir ini. Secara sederhana, Forex adalah proses berspekulasi pada harga mata uang untuk menghasilkan profit. Dengan menukar satu mata uang dengan mata uang lainnya, seorang trader berspekulasi apakah nilai satu mata uang akan naik atau turun terhadap mata uang lainnya.

Modal yang diperlukan lebih sedikit untuk berinvestasi Forex, tingkat kerumitannya rendah, likuiditasnya tinggi alias dapat Anda cairkan kapanpun Anda mau, serta banyak sekali broker yang memungkinkan Anda untuk mencoba dulu.

30-min.jpg

Pasar Forex merupakan pasar global untuk pertukaran mata uang. Karena jangkauannya mencakup seluruh dunia, perdagangan Forex merupakan pasar aset terbesar dan paling likuid di dunia. Anda dapat menjadi bagian dari pasar tersebut bersama Finex, broker legal Indonesia yang telah aktif dalam pasar layanan investasi sejak 2012.

Finex diawasi oleh BAPPEBTI yang merupakan regulator di Indonesia, sehingga keamanan dana Anda terjamin dijaga dengan ketat. Dengan akun Pro, Anda bisa trading di 70 instrumen investasi, termasuk mata uang Forex, 7 indeks, minyak mentah, emas, perak, dan 33 saham tunggal.

Bergabung bersama Finex.

Kelebihan Investasi Jangka Pendek

1. Pengembalian yang cepat

Karena jangka waktunya singkat, keuntungan yang dihasilkan juga cepat. Setelah meraih profit, Anda bisa memilih untuk menginvestasikannya kembali untuk mengincar profit yang lebih besar atau menggunakannya untuk tujuan lain.

2. Memenuhi Kebutuhan

Baik sebagai dana darurat (misalnya, pengeluaran ketika sakit) atau memenuhi kebutuhan tertentu seperti biaya pendidikan, investasi jangka pendek merupakan pilihan tepat dan aman.

3. Sebagai Passive Income

Anda sudah memiliki pemasukan utama dari pekerjaan Anda sehari-hari. Namun, Anda bisa menghasilkan penghasilan tambahan alias pendapatan pasif (passive income) melalui investasi jangka pendek.

4. Sebagai pengalaman belajar

Karena tingkat risikonya kecil dan modal yang dibutuhkan tidak terlalu besar, investasi jangka pendek merupakan tempat untuk mencari pengalaman berinvestasi.

 

Investasi adalah soal menciptakan masa depan yang lebih baik, tidak terkecuali investasi jangka pendek. Jalan terbaik adalah jalan yang Anda pilih untuk memulai dan hal tersulit dari sebuah perjalanan adalah momen untuk memulai. Mari mulai berinvestasi untuk hidup yang lebih baik.