GBPUSD mengalami lonjakan yang signifikan setelah pemerintah Trump mengumumkan bahwa tarif yang ditetapkan lebih baik dibandingkan dengan ketakutan banyak investor akibat ancaman tarif dari Presiden Donald Trump dalam 72 hari terakhir sejak menjabat. Meskipun rincian dari rencana tarif tersebut masih rumit, konsumen di AS diperkirakan akan membayar tarif tetap 10% untuk semua barang impor ke negara tersebut, ditambah dengan tarif tambahan 25% untuk semua mobil dan bagian mobil, serta berbagai tarif "balasan" yang dibebankan pada berbagai tingkat berdasarkan negara asal. Donald Trump juga memanfaatkan kesempatan ini untuk mengingatkan dunia bahwa ia masih berniat untuk mengeluarkan paket tarif tambahan pada beberapa produk seperti tembaga, mikrochip, dan barang konsumsi impor lainnya yang sangat penting bagi ekonomi AS.
Dengan tarif yang akan meningkatkan harga barang bagi konsumen dalam beberapa bulan ke depan, dan dengan minimnya opsi bagi pasar untuk mendapatkan barang asing tanpa membayar pajak impor yang tinggi, tekanan inflasi kemungkinan akan meningkat dalam waktu dekat dan mungkin bertahan lebih lama dari yang diharapkan. Seperti yang diperhatikan oleh para pembuat kebijakan di Federal Reserve (Fed), ketidakpastian mengenai kebijakan perdagangan pemerintahan Trump bisa membuat suku bunga tetap tinggi bahkan lebih lama dari yang awalnya diperkirakan.
Dari sisi Analisis Teknikal, harga GBPUSD berpotensi bergerak Naik karena Indikator Moving Average melakukan Golden Cross (Persilangan Naik). Buy Area GBPUSD terbaik berada pada 1.30100 - 1.29700. Potensi pergerakan Naik GBPUSD dapat mencapai Resistance Kunci selanjutnya pada kisaran harga 1.31000.
DISCLAIMER: Isi konten bersifat spekulatif dan tidak menjamin silahkan lakukan riset lagi serta gunakan resiko manajemen sebelum melakukan transaksi